November memang identik dengan bulan pahlawan. Karena pada tanggal 10 bulan tersebut, dikenang sebagai hari pahlawan. Pada hari itu, kita bisa mengenang jasa-jasa para pahlawan, mengambil hikmah saat masa-masa penjajahan, dan yang terpenting adalah apresiasi kita terhadap para pembangun dan pejuang revolusi bangsa ini.
Hari ini memang berbeda dengan hari yang lalu. Dulu revolusi sekarang reformasi, tetapi definisi kepahlawanan tidak akan pernah berubah. Dulu Bung Tomo bersama para serdadunya, tanpa pikir panjang berjuang menghadapi para penjajah dengan bambu runcing dan senapan Lee-enfield (Senapan laras panjang dengan amunisinya diisi satu-satu) yang berhasil dirampas oleh tentara Indonesia dari para penjajah Belanda. Mereka kemudian menyerbu tentara NICA yang bersenjata lengkap. Menurut logika dan pemikiran manusia, proses perlawanan ini tidak akan pernah berhasil, karena "Bambu runcing VS Great Weapon" pasti sudah bisa ditentukan siapa pemenangnya. Tapi siapa sangka? Mereka tidak peduli dan terus berjuang sampai titik darah penghabisan, modal semangat kemerdekaan dan restu dari Allah SWT yang mereka punya bisa mengubah keadaan imaginatif tersebut. Mereka tetap berusaha meskipun harapannya kecil. Yang penting Merdeka!! Pelajaran no. 1 : Kesuksesan hanya milik mereka yang tetap berusaha dan berusaha meskipun menurut penilaian orang lain tidak mungkin.
Memang tidak mudah menemukan kembali Pahlawan besar macam Bung Tomo zaman sekarang ini. Sosok Dahlan Iskan bisa kita teladani dan kita analogikan dengan para pahlawan zaman dulu. Ia berani mengambil sikap menjadi whistleblower sejati (berani mengorbankan dirinya sendiri demi kepentingan umum). Mengungkapkan semua kasus dan mafia-mafia anggota dewan yang memeras BUMN yang berdampak merugikan negara dan khalayak umum. Kita lebih banyak membutuhkan orang seperti ini. Pelajaran no. 2: Katakanlah kebenaran, walaupun pahit rasanya.
Sebenarnya, apa ciri-ciri pahlawan? Perilaku pahlawan yang dideskripsikan oleh Prof. Zimbardo (Psikolog kondang asal US, stanfford university) memiliki ciri, bertindak spontan, tidak berfikir panjang, berani melakukan sesuatu yang penuh resiko untuk dirinya sendiri, keluarga, karier ataupun segala macam kemuliaan yang telah dimilikinya meskipun tingkat keberhasilannya itu kecil. Kata kunci pahlawan adalah: Rela berkorban. "Dari manusia untuk kemanusiaan". Kita yang berjuang siang malam untuk menamatkan pendidikan secara tidak langsung berkorban waktu dan telah berlaku spontan agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri.
Pelajaran no.3: Tetap belajar secara tidak langsung menjadikan diri kita sebagai pahlawan..
Bentuk Pemerintah dalam mengapresiasikan jasa para pahlawan, yakni dengan terbitnya uang dalam bentuk gambar para pahlawan.. kita semua tahu itu..
Kalian tahu nama pahlawan yang satu ini?
Tahu yang satu ini??
Sangat keterlaluan kalau sobat limpiers gak tahu yang ini..
KITA COBA YANG SEDIKIT LEBIH SULIT....
Tahu gak yang ini??
Tebak ini siapa??
Nah, sobat limpaiers, jangan sampai kalian gak tahu nama2 pahlawan yang ada di uang itu sendiri. Kita harus lebih mengenal dan menghargai jasa-jasa para pahlawan dengan menjaga budaya bangsa dan semua yang telah diraih oleh para tetua kita...
Salah satu unsur yang sangat diperlukan oleh tubuh baik untuk perkembangan dan juga pertumbuhan adalah GIZI. Dengan gizi
yang baik, tubuh akan segar dan kita dapat melakukan aktivitas dengan
baik. Gizi harus sudah terpenuhi sejak dalam usia dini, karena gizi baik untuk perkembangan otak disamping pertumbuhan untuk badan. Oleh karena itu, para orang tua harus mencukupi dan memaksimalkan asupan gizi agar pertumbuhan si Kecil menjadi sempurna agar tidak kekurangan gizi. Orang tua juga harus mengetahui yang dimaksud dengan kurang gizi sendiri.
Tanda kurang gizi
Menurut Beberapa pakar ahli gizi, tanda-tanda kurang gizi dibagi 3:
Kurang Energi Protein
Ringan. Pada tahap ini, dijelaskan bahwa belum ada tanda-tanda
khusus yang dapat dilihat dengan jelas. Hanya saja, berat badan si anak
hanya mencapai 80 persen dari berat badan normal.
Kurang Energi
Protein Sedang. Pada tahap ini, berat badan si anak hanya mencapai 70
persen dari berat badan normal. Selain itu, ada tanda yang bisa dilihat
dengan jelas adalah wajah menjadi pucat, dan warna rambut berubah agak
kemerahan.
Kurang Energi Protein Berat. Nah pada bagian ini, kekurangan gizi pada anak sudah mencapai titik kronis dan perlu ditanggapi lebih serius.
Kurang gizi pada anak, bisa terjadi di usia Balita lebih luas lagi pengertiannya untuk anak-anak. Untuk lebih mengetahui kurang atau tidaknya asupan gizi pada anak, bisa terlihat dari ukuran berat badan dan tinggi badan yang berbeda pada umumnya, jika tinggi badan si anak tidak terus bertambah atau kurang
dari normal, itu menandakan bahwa kurang gizi pada anak tersebut
sudah berlangsung lama.
sayuran dan buah-buahan sebagai asupan tambahan
Upaya yang harus dilakukan
Apabila asupan gizi tidak terpenuhi dengan baik, berbagai penyakit akan mudah menyerang kesehatan tubuh anak, lalu anak yang kurang gizi tersebut, akan sembuh dalam waktu yang
lama. Dengan demikian kondisi ini juga akan mempengaruhi perkembangan
intelegensi anak. Harus ada upaya untuk memperbaiki kekurangan gizi tersebut.
Upaya-upaya yang dilakukan tersebut antara lain adalah meningkatkan
pengetahuan orang tua mengenai gizi, melakukan pengobatan kepada si anak
dengan memberikan makanan yang dapat menjadikan status gizi si anak
menjadi lebih baik. Dengan demikian, harus dilakukan pemilihan makanan
yang baik untuk si anak, makanan yang baik adalah makanan
yang kuantitas dan kualitasnya baik. Yang dimaksud makanan yang kualitasnya baik adalah makanan yang mengandung
semua zat gizi, antara lain protein, karbohidrat, zat besi, dan mineral. Juga makna dari makanan dengan kuantitas yang baik adalah makanan yang diberikan
sesuai dengan kebutuhan si anak (proporsional). Misalnya, memberi makanan si anak
berapa piring sehari sesuai dengan kebutuhannya. Akan lebih baik
jika memberikan vitamin dan protein melalui SUSU.
Sayangnya, anak-anak usia sekolah (6 hingga 12 tahun) lebih tertarik dengan jajanan yang kurang baik bagi perkembangan dan pertumbuhan dikarenakan mungkin kemasannya yang menarik dan juga rasanya yang lebih familiar dilidah mereka. Untungnya, ada beberapa jajanan anak yang sehat dan baik untuk perkembangan salah satunya susu kemasan, seperti Milkuat. Menurut saya anak-anak harus mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak untuk bisa
memenuhi kebutuhan nutrisinya. Susu adalah solusi agar anak tidak perlu
mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, karena susu mengandung vitamin
dan mineral yang dibutuhkan perkembangan anak.
Produk-produk milkuat didesain dengan sedemikian apik sehingga anak-anak menjadi tertarik dan lebih menyukainya. Apalagi ditambah dengan varian rasa yang cocok untuk si kecil dan tetap enak untuk dikonsumsi tanpa mengubah kandungan gizi pada susu tersebut. Contohnya, adik kecil dari saudara saya, sekarang jauh lebih memilih minum susu milkuat daripada jajanan lain. Jika tidak ada milkuat, dia malah tidak memilih produk susu lain. Mungkin karena tampilan produknya yang kurang menarik. Sehingga ibu-nya pun tidak perlu lagi bersusah payah dalam memberikan asupan-asupan tambahan bagi adik kecil saya itu. Berat badan yang semula kurang dari rata-rata, semenjak lebih sering mengonsumsi susu milkuat menjadi naik dan perkembangan anak terlihat lebih sehat, ujar saudara saya tersebut.
foto si adik hoho
Ditambah lagi kandungan gizi pada milkuat itu sendiri yang kaya akan asupan harian zat besi dan zinc (seng) yang dibutuhkan anak . Selain kedua mineral tersebut, produk susu ini mengandung ekstra
kalsium, fosfor, vitamin B kompleks, vitamin A, dan Vitamin D. Pastinya asupan gizi si anak akan terpenuhi.
milkuat tiger rasa stroberi rasa favorit si adik
Bukan hanya kebiasaan adik kecil saudara saya yang berubah untuk memilih milkuat sebagai produk, adik kecil tetangga saya pun sama. Dengan seperti ini, Milkuat berhasil mengupayakan indonesia sehat dan menjadikan pengaruh baik yang inovatif dalam membuat terobosan perbaikan asupan gizi bagi seluruh penerus bangsa di Indonesia.
Saya selaku anak muda, ataupun bagi para kaum ibu muda harus lebih peduli terhadap perkembangan anak Indonesia, agar terciptanya anak Indonesia yang sehat dan tumbuh dengan baik dan produktif. Terimakasih Danone milkuat!!
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba milkuat "Pengalaman Ibu atau orangtua terhadap produk Milkuat Tiger Botol untuk si kecil" yang merupakan tulisan sendiri dan bukan merupakan jiplakan.
"Yang terpenting film ini dapat mengingatkan masyarakat Indonesia, bahwa orang seperti pak Habibie itu masih ada."
Begitu salah satu ungkapan Hanung bramantyo selaku produser film "Habibie dan Ainun" , film yang merupakan sinopsis dari buku dengan judul yang sama. Ahh yaa.. Ini dia Bacharudin Jusuf Habibie. Siapa yang tidak mengenal beliau, dalam maupun luar negeri, Indonesia maupun di Jerman. Hampir rata-rata orang berpendidikan jika ditanya mengenai sosok BJ. Habibie pasti semua mengetahuinya. Beliau yang sekaligus presiden ke-3 RI menggantikan presiden Soeharto sudah banyak berkontribusi bagi bangsa ini, khususnya dalam bidang teknik kedirgantaraan juga pemerintahan Indonesia saat beliau masih menjabat menjadi presiden kala itu..
Akhir tahun ini kita akan mempunyai sebuah film berkualitas dengan cerita menarik dan juga inspiratif dari sosok fenomenal tersebut. Film "Habibie dan Ainun" akan ditayangkan akhir tahun ini tepatnya tanggal 20 Desember 2012.Dalam adaptasinya, sosok BJ Habibie diperankan oleh aktor Reza Rahadian. Sedang Ainun diperankan oleh aktris sekaligus penyanyi Bunga Citra Lestari.
, mengambil latar di Indonesia maupun di Jerman, dengan alur film ber-genre drama romantis yang sarat akan kisah inspiratif dan juga motivasional. Kisah dalam cerita ini akan memberikan gambaran bagaimana kehidupan seorang BJ.Habibie bersama belahan jiwa yang sangat ia cintai.
Mari kita lihat preview nya...
Foto ini diambil ketika ibu Ainun sedang sakit
Preview film Habibie dan Ainun
Selain sebuah film saya juga mau share talkshow menarik antara Bapak BJ. Habibie dan Najwa Shihab mengenai perpisahannya dengan Ibu Ainun..
Sampai begitu sedihnya perpisahan antara kedua insan ini, Pak Habibie buat sebuah puisi buat Alm. bu Ainun, Ahh memang betul, menulis adalah salah satu pengobat rindu,,,:
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
danhttp://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku . Read more at: http://hujangede.blogspot.com/2012/01/puisi-cinta-puisi-bapak-bj-habibie.html Copyright by hujangede.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan arit
Inilah Tokoh BJ. Habibie... Tokoh inspirasional yang luar biasa..